KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
99. Eugenius II (824-827)
Eugenius lahir di Roma sebagai orang Romawi. Terpilih sebagai paus pada 11 Mei 824. Nominasi pemilihannya disambut dengan pertikaian. Secara khusus, Imam Lysinius menentangnya dan mengajukan dirinya sendiri. Dia mengirimkan pesan-pesan kepada Loius yang saleh untuk menginformasikan pemilihannya. Mendengar pertikaian ini, Kaisar mengirimkan anaknya Lothair ke Roma yang telah melakukan upaya terbaiknya untuk menjembatani dan membawa kedamaian bagi kelompok-kelompok yang bertikai. Dalam persetujuan dengan Eugenius, dia menulis sebuah “Konstitusi Roma” pada bulan November 824, yang menetapkan beberapa prinsip legal untuk dikerjakan dalam penyelesaian setiap pertikaian. Konstitusi ini memberikan tempat lagi bagi kaum awam dalam pemilihan paus dan kaisar menjadi wasit sah tidaknya pemilihan itu. Pada masa itu seminari mulai dilembagakan. Ia juga membentuk dewan tertinggi untuk melaksanakan Kanon dan Hukum Gerejawi yang merupakan cikal bakal dari Kuria Romana sekarang ini. Dia sangat berminat dengan pendidikan bagi masyarakat. Eugenius wafat pada 27 Agustus 827, pada waktu hubungannya dengan Louis sedang memburuk.
|